Pelajaran 1
Sekarang aku mulai suka melakukan hal-hal kecil di rumah, yaitu beresin rumah dan menghidupkan ruangan yang tadinya sempet mati dan ga keurus. Engga bisa sepenuhnya mengindahkan rumah. Hanya melakukan apa yang bisa aku lakukan.
Usai memindahkan ruangan dapur dan menghidupkannya kembali, kini aku merencanakan untuk menata halaman belakang rumah agar bisa dipakai.
Halaman belakang rumah kini masih semrawut. Penuh tanaman belukar yang ga pernah dicabut, kandang ayam yang terbengkalai, penuh debu dan banyak barang rongsokan.
Karena di dalam rumah rasanya pengap, ruangan luarnya ga ada privasi, jadi aku memikirkan untuk menggunakan halaman belakang rumah yang berada di luar namun cukup bisa menjadi ruang luar yang private.
***
Pelajaran 2
Ada pelajaran yang bisa dipetik dari orang-orang yang merendahkan, meremehkan, dan melontarkan kata-kata negatif padaku, yaitu :
Mereka menyuruhku memikirkan diri sendiri.
Pasanganku engga secara spesifik mengatakan aku harus memikirkan diriku sendiri. Tetapi itu yang aku tangkap dari dia.
Secara engga langsung dia menyuruh aku untuk memikirkan diri sendiri untuk berubah. Sikap negatif nya mengatakan kalau aku harus mengutamakan perasaan sendiri terlebih dahulu, baru orang lain.
Aku harus berdaya. Aku harus bisa dengan kaki sendiri. Kuat dengan kaki tangan sendiri. Harus bahagia dengan diri sendiri dulu, baru mampu bersama orang lain.
Dia sering melemparkan kalimat kontra seperti aku harus ubah diri, ubah penampilan agar banyak yang menyukai ku. (((engga tau termasuk dia apa engga))). Dia bilang jangan memikirkan aku. Pikirkan dirimu sendiri. Nanti kalau kamu udah berubah, siapa yang engga suka sama kamu.
Mendengar itu, tentu hatiku ga setuju dengan kalimat agar banyak yang menyukaiku seolah olah aku di oper ke orang lain. Tapi sekarang fokus saja ke kalimat positifnya tentang mengubah diri.
Ubah diri bukan agar banyak disukai orang lain. Tapi untuk self care, self improvement agar diriku bahagia, menjadi pribadi yang kuat, dan engga mudah mengikuti orang lain. Aku berubah untuk diriku sendiri bukan untuk orang lain. Dan tetap menjadi diri sendiri.
***
Kata-kata hari ini, "hidup ini isinya belajar doang" kata salah seorang teman lama dari kampus.
Semangat :)

0 komentar:
Post a Comment