Ingin menjadi sukses?
Jadilah Pengendali Waktu.
Caranya?
Sholatlah Tepat Waktu.
Allah dan Nabi-Nya ingin kita menjadi pengendali waktu, bukan kita yang dikendalikan oleh waktu. "Seorang yang sukses adalahseorang yang berhasil mengendalikan waktu. Sedangkan seorang yang rugi dalam Islam adalah orang yang dikendalikan oleh waktu." Seorang yang hari ini tidak lebih baik dari hari kemarin.
Lalu, bagaimana caranya menjadi pengendali waktu? Apakah harus ke Avatar? Tentu saja tidak.
Pengendalian waktu yang terbaik adalah dengan menyadari pergerakan waktu. Bukan waktu dibiarkan lewat begitu saja. Oleh karena itu kata Sayyidina Ali, "Hiduplah seolah-olah kau mati esok hari" sehingga kau akan menyadari pergerakan waktu, mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat dan menghardainta dengan baik.
Salah satu seorang filsuf dari Jerman, yaitu Heidegger mengatakan bahwa waktu yang demikian adalah "Waktu yang Otentik" atau dalam bahasa Islam adalah "Waktu yang Berkah". Satu hari yang berkah lebih baik dari pada satu tahun yang tidak berkah atau sia-sia.
Makanya, jangan hanya berdo'a minta panjang umur, tapi mintalah keberkahan umur. Kalau umurnya panjang tapi tidak berkah, buat apa?
Seperti Ibu kita yang hidup di zaman yang serba tidak canggih, namun dapat melakukan pekerjaan rumah tangga dengan baik. Ataupun para Ulama-Ulama yang hidupnya berhasil menyelesaikan ribuan tulisan berjilid-jilid. Hidupnya berkah.
Darimana belajarnya?
ya salah satu caranya adalah dengan belajar "Sholat Tepat Waktu." Melalui sholat, Allah dan Nabi-Nya menyelipkan hikmah agar kita bisa mengendalikan waktu dan memanagenya dengan baik serta mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat. Sehingga kita tidak digilas oleh waktu. Tetapi justru kita yang memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga waktu. Bukan hanya memakai jam tangan, atau kemudian membangun menara waktu, tapi betul-betul mengendalikan, menghargai dan mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat.
Bagaimana jika ada seseorang yang selalu sholat tepat waktu namun masih saja terlambat mengumpulkan tugas, atau terlambat masuk kerja?
Jawab : ya yang ga sholat dan ga masuk surga juga ada. Karena kenapa? "Karena Sholat bukan hanya dijalankan, tetapi ditegakkan". Attin Musshollah, kata Allah. Tegakkan Sholat! Bukan sekedar menjalankannya.
Kalau sekedar menjalankan sholat, itu namanya "Yoga Bersyari'ah".
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
-Dari Habib Husein Jafar Al-Hadar-

0 komentar:
Post a Comment