Tidak ada judul



Saat pagi datang aku terbangun. Disambut oleh perasaan hampa.

aku hanya ingin tidur. Biarkan saja barang barang berantakan, rumah belum bersih, pakaian dan piring belum dicuci.

Diam. 

Aku telah sampai di penghujung usia dua puluh.

Lihat apa yg sudah aku lakukan? tak ada yg begitu berarti.. Apa yg ku lalui hanya berlalu begitu saja

aku hanya tetap seperti ini

seseorang dg banyak pikiran, sedikit bekerja.  Banyak makan, banyak mengeluh, suka tidur, sedikit usaha

kini aku tak seberantakan kemarin, tapi aku hanya begini-gini saja

yg kudapati di usia ini dan usia sebelum nya adalah mari kita kerjakan sendirian, berjalan sendirian tanpa banyak bertanya ke orang lain. Mari kita bersenang-senang sendirian tanpa mengajak org lain

tak apa makan diluar sendirian. Menonton sendirian. 

Jangan terlalu antusias dg orang lain

Kalau kau menaruh tinggi pada org lain, kau juga bisa turun oleh org lain

Pertemuan dg seseorang yg telah lama kau inginkan, kubur saja dalam-dalam. Kenyataan suka berkata lain. Jadi mari untuk biasa biasa saja dg org lain. Laki-laki yg kau inginkan, teman yg kau lihat hebat, keren, pintar, good working, banyak relasi, dan hal hal sejenisnya. Semua orang baik, tapi lupakan saja. 

Mari traveling sendirian.

Laki laki online yg kau temui, hanya akan menjadi teman chat beberapa saat, tdk mungkin menjadi jodoh. 

Tinggalah di dalam kenyataan. Jangan tinggal di dalam khayalan. 

Tontonlah acara favoritmu. Dengarkan musik kesukaanmu

Abaikan perasaan ga enakan. Berhenti memiliki hati utk menyenangkan semua orang. Karena ternyata ga semua orang ingin disenangi sesuai apa yg kita lakukan. 

"aku kira dia akan senang. Ternyata biasa aja, ternyata dia sdh biasa mendapat kesenangan spt ini"


Kadang aku menyenangkan diri didalam story sosial media. Untuk terlihat seru. aku tdk peduli seribut apa aku disana... tetapi aku jg bisa merasa "mengapa aku seribut itu ya"

aku ingin diam. tetapi aku blm bisa mengalahkan perasaan selalu ingin berbagi unggahan ke sosial media.

Aku masih menyukai musik keras. 

Tetap ada saja tiupan angin yg mengatakan "tahun demi tahun band itu mengeluarkan lagu ataupun album, sedangkan kau sendiri apa?"

Kadang aku bingung, aku sering sendirian, dan aku senang jika bersama teman teman. Namun terlalu sering bertemu orang orang jg membuatku kurang nyaman. 

Seseorang berkata akan sering mengajak bepergian, satu bulan kemudian ia berkata lain. 

Sudah, pergi saja jalan jalan sendirian, liburan sendirian, hunting makanan sendirian, makan keluar dimeja sendirian, apa apa sendirian, gaperlu mengajak org lain. Resiko hampa, tanggung sendiri. Cari cara mengubah rasa hampa menjadi menyenangkan. Tdk perlu berusaha keras, nikmatilah kehampaan, jangan hindari dan lewati itu. 

Ah aku hanya ingin tidur, tidur dan tidur.


0 komentar:

Post a Comment


 

🎐 Template by Ipietoon Cute Blog Design