Pesan dari Aning Untukku

Ketika Pop Ice Cokelat bertemu Cilok :D 

Hen, yang namanya kelompok itu pasti ada pasang surutnya. Geng itu masuk di kelompok sosial. Kamu lihat deh, jarang banget ada geng bisa sama sama sampe sehidup semati selamanya. Mungkin ada, tapi ga sebanyak yang kamu lihat. Dan, dimana-mana di dalam sebuah kelompok itu, pasti ada dinamikanya. Pasti ada anggota satu yang benci ke anggota yang lainnya. Intinya gak bener-bener menerima anggota sepenuhnya. Dan yang bisa kita lakukan adalah menunggu siklus waktu yang tepat untuk kita masuk atau takdir buruk dimana kita bakal keluar dari sebuah kelompok sosial. Kelompok itu udah ibaratnya kayak lingkaran setan, selalu muter disitu, anggota keluar masuk. Hen, kita juga gabisa maksa orang lain untuk nerima kita di kelompoknya. Jangankan kelompok, kita aja lo ga bisa maksa orang lain buat memasukkan kita ke daftar teman di hidupnya. Yang bisa kita lakukan ya itu tadi, menunggu siklus hidup yang tepat dan bersiap untuk yang tidak tepat. Sekarang gini deh, kamu bilang kamu ga cocok sama ini itu, kamu juga gabisa maksa supaya si ini itu cocok sama kamu. Itu ga fair, Hen. 

Aku pernah ikut workshop, dimana kakak pemateri ini bilang ke kita, semua kalau pengen jadi orang sukses, kita ga boleh membatasi diri dengan embel-embel kalau kita introvert/ekstrovert. Dosenku yang introvert pernah bilang, tau sendiri kan orang introvert itu lebih seneng menghabiskan waktu dengan buku-buku ketimbang orang ekstro. Tapi justru malah jadi dosen yang paling banyak disenangi gara-gara beliau talk-active dan punya banyak pengalaman untuk di share. Mungkin dosen lain juga ga kalah pinter, dan berpengalaman. Tapi beliau punya kualitas sendiri. Nah, yang harus kita lakukan adalah, menemukan apa kualitas kita dan memaksimalkan kualitas tersebut. Cari tau apa ciri khas kita supaya orang-orang inget sama kita.

Taukah kamu Hen? Pas orang-orang bilang kamu baperan itu artinya kamu diperhatikan dan kamu diingat oleh mereka. Itu mending daripada ketika orang lain tanya ke mereka, mereka cuma jawab, "oh Heny, itu ya orangnya, ya begitulah, aku ga terlalu ngerti dia". Ga ada salahnya kita menjadi berbeda dari mayoritas orang di sekeliling kita. Setiap orang selalu punya sisi ekstro dan intro. Tinggal kitanya aja yang pinter-pinter mengelola emosi dan mengeluarkannya di saat yang tepat, dimana kita lagi berada, sama siapa, dalam rangka apa.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatanku, orang-orang akan respect ke kita kalau kita punya kelebihan. Ada tipe orang-orang yang cuma respect ketenaran, thats why mereka bergaulnya sama orang-orang yang hits, punya banyak relasi, banyak uang. Ada tipe orang-orang yang respect ke dunia keagamaan, thats why mereka bergaulnya sama orang-orang yang pinter ngaji, tau moral. Ada lagi tipe orang-orang yang respect sama kebenaran pengetahuan, thats why mereka bergaulnya sama orang-orang yang pinter, rajin, banyak tau hal penting. Terlalu banyak manusia di dunia ini, dan terlalu kompleks tipe manusia di dunia ini Hen. Dan kita semua disini pasti cari oran-orang yang ga cuma sekedar mampir tapi juga memberi kita kebermanfaatan. Kita semua punya kecenderungan memanfaatkan orang lain buat hidup kita. Entah itu uangnya, pamornya, ilmunya, apapun. So, carilah kelebihanmu itu. Kalu kamu lebih di dunia akademik, ya maksimalkan. Buat nilai-nilaimu tinggi, aktif di kelas, ikut lomba-lomba, bikin paper atau makalah buat diterbitkan mungkin. Kalau kamu ga bisa menemukan orang-orang untuk didekati, makan kamu akan ditemukan oleh orang-orang itu. Hukum alam itu sebenernya sama aja kok, kayak jodoh. Kalau ga ditemukan, ya menemukan.

Ga salah kok Hen, kalau kita sering-sering nengok ke belakang. Tapi jangan terpaku disana lama-lama. Karena, kalau kita kelamaan terpaku di masa lalu, kita ga akan bergegas bergerak ke masa depan. Lagipula liat masa lalu juga bukan berarti negatif kan? Buat evaluasi diri aja sebenernya. Kalau hari ini kita lebih baik dari dulu, ya bersyukur. Kalau kita lebih buruk, saatnya mencari kesalahan pribadi kenapa kita ada di posisi sekarang ini. Menyalahkan orang-orang dan keadaan sekitar malah semakin membuatmu ngga dewasa. Yah, walaupun kadang ada aja orang-orang nyebelin lalu lalang di hidup kita, buat kesalahan sama kita. Bilang kita baperan, Huuffftt banyak banget orang kayak gitu.


Pesan dari Aning untukku, di tahun 2016 silam
πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

1 komentar:


 

🎐 Template by Ipietoon Cute Blog Design