Genre : Kids, Teen, Fantasy, Anime Movie
Karakter : Asuna, Shin Canaan Preases, Mr. Morisaki & Mimi.
Karakter : Asuna, Shin Canaan Preases, Mr. Morisaki & Mimi.
Gadis remaja yang berkesempatan mengalami
kejadian-kejadian aneh, bertemu pemuda kharismatik sekaligus makhluk
mengerikan, berpetualang ke negeri lain (fantasy sebuah kematian dan
kehidupan), memiliki sahabat seekor kucing yang lebih mirip perawakan tupai
mungil, mandiri, memiliki radio kayu yang dapat menangkap melodi misteri, dan
memiliki jejak rekam study yang baik di sekolah. Sebuah karakter dambaan! Siapa
yang ga mimpi masa remajanya kayak Asuna?
Asuna dan Mimi
Tapi ga semudah itu.
Menjadi Asuna berarti harus bisa berhadapan dengan binatang buas “Quetzal Coatl”,
lari mati-matian dari Izoku si makhluk mengerikan yang takut sinar matahari dan
air. Menjadi kepercayaan clavis yang dibenci oleh penduduk Agartha. Mau
berjuang mati-matian untuk mengembalikan sang sahabat yang baru sehari dua hari
ia temui. Dan bersiap selalu sendirian karena ibu Asuna sibuk bekerja sepanjang waktu sbg perawat dari pagi hingga petang baru bisa pulang. Dari kesendirian itu, Asuna menjadi anak yang mandiri, dapat mengerjakan segala pekerjaan rumah di usianya yang masih
kecil. *patut dicontoh
Shun
Ternyata, Shun dan Quetzal Coatl
datang dari negeri yang sama bernama “Agartha”.
Negeri Agartha
Agartha itu semacam “dunia lain” tempat
bersemayamnya para dewa. Kayak dunia fantasy lah ya. Lebih lanjut, di film ini
dijelaskan Dunia Agartha adalah pengetahuan yang belum diketahui. Agartha
dianggap sebagai dewa yang telah hilang. Banyak yang menganggap bahwa Agartha
adalah tempat untuk membangkitkan orang mati. Sebenarnya tidak. Hanya saja di
Agartha, setiap permohonan dapat dikabulkan.
Setelah kejadian pertama yang mengejutkan itu, Asuna pergi mencari tahu ke rumah pak guru barunya di sekolah, Mr. Morisaki. Sensei Morisaki menuturkan :
Legenda Quetzal Coatl
Quetzal Coatl
“Quetzal Coatl, adalah penjaga gerbang yang menjaga pintu masuk ke Agartha. Mereka dulunya adalah dewa berusia 3000 tahun dari negeri Sumeria. Mereka membimbing jalan kemanusiaan sejak muda. Akhirnya kemanusiaan tumbuh dan keberadaan dewa tidak lagi diperlukan. Mereka menyadari peran mereka sekarang telah berakhir, menyembunyikan diri dibawah bumi sbg penjaga gerbang seiring dg jumlah klan yg berbeda. Sejumlah kecil manusia pergi dg Quetzal Coatl ke bawah tanah. Dg kata lain, dibawah bumi Agartha, Agartha ttp menjadi dewa yg menghilang, dan pengetahuan yg belum diketahui, dan dikatakan menjadi tempat dimana setiap jenis permohonan dpt dikabulkan. Bukan membangkitkan org mati.” – Mr. MorisakiPengetahuan sang guru dalam hal ini bukan tanpa alasan. Ia adalah seorang topsider yang mempunyai misi untuk masuk ke dunia Agartha dengan tujuan mengembalikan istrinya yang sudah meninggal. Ia tergabung dalam sebuah organisasi yang menaungi para topsider bernama “Arch Angel”. Satu-satunya organisasi yang mengakui keberadaan Agartha.
Topsider
Namun keberadaan topsider adalah sebuah ancaman bagi penghuni Agartha,
karena tujuan topsider masuk ke Agartha adalah menghancukan seluruh isi Agartha
dan mengambil benda-benda penting seperti “clavis”, sebuah
kunci yang dapat mengabulkan permohonan.
Clavis
Pernah juga terjadi history tentang
hal ini, dimana dahulu para topsider berlaku kejam kepada penduduk Agartha,
mereka menyiksa dan membuat penduduk menderita. Untuk itu, penghuni Agartha
sangat mengutuk para topsider. Agar topsider tidak bisa masuk ke Agartha, gerbang
pintu masuk Agartha dijaga ketat oleh Quetzal Coatl. Eh, tapi ada yang beda
disini, Mr Morisaki emang topsider, tapi tujuan dia cuma ingin ngebalikin sang
istri. Dia ga ada niat sama sekali untuk ngancurin dunia Agartha. Agar misinya
berhasil ia berpura-pura bergabung dg Arch Angel.
Mr. Morisaki
Singkat cerita, karena di Agartha terdapat lubang kematian dan kehidupan tempat para nyawa orang-orang yang sudah meninggal atau disebut "Finish Terra" dan ada kepercayaan dengan menggunakan clavis bisa membuat permohonan yang bisa dikabulkan. Maka Asuna dan Mr. Morisaki masuk ke Agartha. Morisaki dan Asuna ingin membuat permohonan di Finish Terra dengan satu-satunya clavis yang mereka miliki yang diberikan oleh Shin Canaan Preases untuk mengembalikan nyawa istri Morisaki dan Shun yang telah menolong Asuna dari Quetzal Coatl.
Oiya kenalin, Shin Canaan Preases, kembarannya Shun yang pada akhirnya menjadi sahabat yang menuntun dan banyak menolong langkah perjalanan Asuna dan Morisaki di Agartha.
Shin Canaan Preases
Ganteng kan :v
Selain pemandangannya yang indah, di Agartha ada banyak visual-visual yang unik dan menarik. Tapi yang ikonik itu adalah clavis itu tadi, kemudian ada Finish Terra yang sudah dijelaskan, Shakuna Vimana yaitu sebuah perahu terbang yang mengeluarkan melodi misterius. Nah melodi itulah yang sering didengar oleh Asuna melalui radionya diatas bukit dan ada Dewa kayak Dewa Bumi gitu karena wujudnya seperti corak bumi, ada ijo-ijonya seperti peta atau globe gitu /apasih/ yok liat aja :v
Shakuna Vimana
Dan Shakuna Vimana ini bisa berubah wujud seperti dewa kematian & kehidupan ketika ada yang menyalakan sebuah clavis di dalam lubang Finish Terra dan memohonkan sebuah perimntaan. Kok bisa gitu, iya ternyata Shakuna Vimana inilah tempat tersimpannya nyawa-nyawa yang sudah meninggal.
Rupa lain Shakuna Vimana
(Katakanlah) Dewa Bumi :v
Ada banyak rintangan yang harus Asuna dan Sensei lalui dalam perjalanan mereka menuju Finish Terra. Dan Finish Terra ini ngingetin sama movie anime Kimi No Na Wa, tempat si Mitsuha dan Taki ketemu di desa Itomori yang terkena komet jatuh. *yaiyalah, orang yang bikin filmnya kan orang yang sama hehe^^
Lubang Finish Terra
Yang paling ngeriin or bikin "merinding disko :v" itu rintangan saat Asuna diculik makhluk Izoku >,< Jadi, waktu Asuna dan Morisaki beristirahat dari perjalanannya, saat mereka tidur, Asuna dibawa oleh makhluk-makhluk mengerikan ke sarang para makhluk tersebut (Sarang Izoku). Ternyata Asuna bukan satu-satunya yang ditangkap. Ada anak perempuan mungil bernama Manna dari desa Agartha telah berhari-hari diculik Izoku. Siapapun yang diincar oleh Izoku akan disebut sebagai darah kotor.
Izoku
Mereka mengincar anak-anak hasil pernikahan penduduk asli Agartha dengan Topsider. Nah Asuna dan Manna sepertinya punya kaitan akan hal tsb. Itulah kenapa Asuna dan Manna disebut darah kotor. Kelemahan dari makhluk Izoku adalah tidak dapat terkena sinar matahari dan air. Sehingga mereka akan bebas berkeliaran di malam hari mencari mangsa. Mereka juga bisa hidup melalui bayangan-bayangan.
Si Kecil Manna
Singkat cerita, berbagai rintangan sudah dilalui Asuna dan Morisaki. Sampai akhirnya Morisaki sampai terlebih dahulu ke permukaan bawah lubang Finish Terra karena Asuna sendiri ga kuat untuk ikutan masuk ke Finish Terra. Akhirnya setelah Morisaki sampai, ia menyalakan clavis dan memohon sebuah permintaan, yaitu ingin istrinya kembali hidup. Tapi ga semudah itu lagi ya ferguso, balik lagi karena Agartha itu bukan tempat untuk membangkitkan orang mati, maka jika ada yang minta arwah yang sudah meninggal untuk dihidupkan kembali, harus ada manusia hidup yang menjadi tempat si arwah yang diminta. Dan harus rela salah satu bagian tubuh orang yang minta untuk diambil oleh Dewa Shakuna Vimana. Jadi, semacam tumbal gitu ya, lo minta kudu beli.
Itulah yang terjadi sama Asuna dan Morisaki. Saat Morisaki sampai duluan di Finish Terra, dia melakukan sebuah permintaan, yang dimana saat Asuna tiba menyusulnya, arwah sang istri yang dibalikin sama Shakuna Vimana masuk ke tubuh Asuna. Dan Shin yang ngeliat itu, ga setuju dong. Kesannya kan kayak si Morisaki ini egois, minta istrinya balik tapi ngorbanin nyawa Asuna walau awalnya Morisaki ga berniat seperti itu karena tiba-tiba aja Asuna dateng, dan info ttg ternyata harus ada yang di korbanin itu baru aja dia tau. Morisaki juga kehilangan sebelah matanya dari kejadian itu.
Akhirnya, untuk ngembaliin nyawa Asuna, Shin berusaha buat ngancurin clavis yang masih menyala. Endingnya, arwah istri Morisaki balik lagi ke Shakuna Vimana, dan keadaan Asuna kembali normal lagi. Nah, ini dia nih pelajaran yang bisa didapet, kalau kematian adalah kematian, kehidupan ya kehidupan. Gabisa tuh ada yang namanya kematian bisa dibangkitkan lagi jadi kehidupan. Dan perjuangan yang sudah dilakukan secara bersama, tidak boleh menghasilkan sebuah keegoisan atau hasilnya dinikmati sendiri.
* Tau Mimi kan? Sikucing mungil orens yang lebih mirip anak tupai itu.. Ternyata Mimi ga semata-mata jadi peliharaannya Asuna, tapi dia juga selama ini datang dari Agartha ngejalanin tugas buat jaga Asuna. Sampai akhirnya si Mimi pergi untuk selamanya karena tugasnya udah selesai ketika Asuna udah di Agartha.Sedih bgt Mimi harus pergi:(


Fakta Menarik dari film ini :
* Meski ada makhluk nyeremin seperti Izoku dan Quetzal Coatl, ternyata mereka termasuk yang memiliki peran penting dalam menjaga Agartha. Karena konon katanya, di Agartha juga ngalamin yang namanya masa kolonial atau masa penjajahan nih guys. Sama kayak Indonesia yang dijajah Belanda. Raja-raja dan kaisar masuk ke Agartha untuk menjajah dan mengambil kekayaan yang ada di Agartha. Ternyata di Agartha juga kenal yang namanya Adolf Hitler atau entah mungkin mereka juga ngalamin masa-masanya Hitler dulu apa gimana. Karena di film ini ada part pendek yang ngeliatin sketsa Hitler.
Sketsa Adolf Hitler
Untuk itu semua penduduk Agartha termasuk makhluk-makhluk mengerikan tentu benci sama manusia dari dunia nyata. Makhluk ngeri spt Izoku dan Quetzal Coatl juga berperan dalam melindungi Agartha. Sebenernya dulu si Quetzal Coatl itu penjaga gerbang yang ramah. Tapi semenjak diserang terus sama Topsider, semua indera mereka rusak. Akhirnya jadi ganas. Selain itu, para Izoku cuma jahat sama anak-anak dari hasil pernikahan penduduk Agartha dengan orang dari permukaan, spt Topsider atau yang lain."Pada zaman dulu, raja-raja dan kaisar dari permukaan datang untuk mencuri kekayaan dan pengetahuan Agartha selama ratusan tahun untuk memerintah permukaan (dunia nyata sesungguhnya). Dan mereka kembali membawa peperangan yang tak terhitung jumlahnya. Kami adalah yang paling mulia dari orang-orang permukaan. Tetapi kota-kota kami semuanya hancur dan tingkat kelahiran kami menyusut. Sekarang hanya tersisa beberapa desa. Untuk itu, kami menutup gerbang dengan clavis agar orang dari permukaan tak bisa masuk." - Tetua Penduduk Desa di Agartha
* Tau Mimi kan? Sikucing mungil orens yang lebih mirip anak tupai itu.. Ternyata Mimi ga semata-mata jadi peliharaannya Asuna, tapi dia juga selama ini datang dari Agartha ngejalanin tugas buat jaga Asuna. Sampai akhirnya si Mimi pergi untuk selamanya karena tugasnya udah selesai ketika Asuna udah di Agartha.Sedih bgt Mimi harus pergi:(
Mimi
Part favoritku dari film ini :
Asuna beberes sendirian


Asuna, Mimi dan Mr. Morisaki istirahat menikmati kentang bakar
Dan spot-spot indah yang ada di Agartha
Sekian cerita dari Asuna dkk
Anime yang ga mengecewakan. Dengan spot-spot terbaik dan cerita yang anti mainstream,
anime ini recomended buat ngisi hari kosong kamu!
Sumber ilustrasi :
Google, Tumblr & Dokumentasi Pribadi
Sumber cerita :
Nonton & Olahan Pribadi
♫☆


























Wiiih, jadi kepengen nonton XD Donwload dimana, Kak?
ReplyDeleteKakak ngga download dek.. di yt ada tinggal ketik judulnya + ketik "sub indo" hehew
Deletewoah! I'm better check this movie out!! thanks for the recommendation, onee-san!! <3 :3
ReplyDeletehappy to share for you. enjoy watching Runo ssann :)
Deletenampak menarik animenya..
ReplyDeleteSeems interesting!! hehe thank you for recommendation <3
ReplyDeleteOk Han! thanks back :)
DeleteLianty mau nonton ini belum kesampaian mulu
ReplyDeleteSoalnya kan nih movie satu rumah sama Kimi No Nawa kan tuh kak. .. Jadi dah pasti bagus juga :)) semoga cepat2 dapat wifi deh
iya dek tunggu ada wifi, kakak juga gitu kkk. || iya semoga bagus ya setelah Lianty nonton :)
DeleteAku lebih tertarik sama GIF-nya daripada tulisannya hehe, maaf aku enggak terlalu suka anime soalnya. Tapi, aku saluut sama Kak Hen sanggup buat tulisan sepanjang gini untuk nyeritain anime itu :D pasti Kak Hen suka banget ya sama anime itu sampe niat banget buat sinopsisnya. Saluut, pokoonya ^^
ReplyDeletekesukaan mah bebas dik :) kkk i'm bad in movie review.. jadi ceritain deh, bukannya ngereview T.T Labelnya jadi "cerita film" wkwkwk panjang sampe capek/males bacanya :D
Deleteini yang buat sama kayak yang buat kimi no na wa ya kak?
ReplyDeleteyohoow dik :)
Delete