Surat Untuk Ibu




"Mak", begitu aku memanggilmu...
Aku memanggil ketiadaan. Kini panggilan itu hanya terdengar kata-katanya saja. Tidak sampai menembus ke relung jiwa. Panggilan yang tak berwujud lagi. Yang biasanya berwujud saat aku ingin mengadu, saatku kesakitan, saat-saat titik terendah menghampiriku. Namun kini panggilku terasa istimewa lewat sajadah yang menengadah dan ayat suci yang menjadi lebih sering terlantun dari sebelumnya. 

 

🎐 Template by Ipietoon Cute Blog Design